Halaman

Rabu, 14 Juli 2010

IBU HASRI AINUN BESARI HABIBIE …


Raut wajahnya yang tulus, keibuan serta sikapnya yang ramah dan sabar seakan membuat yang melihatnya kagum pada sosoknya.
Sama halnya dengan saya yang kagum pada sosok beliau, sikapnya yang sabar dan tidak pernah marah. Jarang sekali pada jaman modern seperti sekarang ini yang bisa menahan amarah, bahkan justru melampiaskan kemarahannya dengan melakukan hal-hal yang tidak terpuji.

Dalam segi ibadah, beliau selalu mengutamakannnya yang memang menjadi tanggungjawabnya sebagai umat beragama. Untuk pendidikan beliau tidak perlu dipertanyakan lagi, ia meraih gelar Dokter di Universitas Indonesia.
Beliau mempunyai semua yang memang diinginkan oleh setiap wanita, mempunyai suami yang baik yaitu BJ.Habibie yang pintar dan bergelimang harta. Tapi ia seakan tidak dibutakan oleh semua yang ia miliki, selalu membantu orang lain yang membutuhkan seperti mendirikan “ BANK MATA ” yang diperuntukkan bagi para tuna netra.

Disaat kita bisa mendapatkan apapun yang diinginkan didunia, ingatlah pada sang Maha Kuasa yang memberikan semua itu, lihatlah orang-orang yang membutuhkan dan sadarlah bahwa sebagian dari apa yang kita punya masih ada hak untuk orang lain yang membutuhkan. Sudah sepatutnya kita bersyukur atas apa yang sudah diberikan Allah SWT dan menjalankan kewajiban sebagai umat beragama, karena hanya itulah modal abadi kita dikehidupan yang paling abadi yaitu akhirat …

Ibu Ainun adalah seorang wanita yang mungkin bisa saya katakan sadar bahwa hidup didunia tidak sendiri dan senantiasa membantu orang lain. Walaupun beliau telah tiada, tapi ia patut dijadikan contoh untuk kita semua agar menjadi sosok yang lebih baik agar kelak dikehidupan yang tidak abadi ini kita dapat dikenang dengan kebaikan yang telah ditanam selama hidup didunia …